KOLAM SEGARAN

Oleh: WacanaNusantara
11 April, 2011

Tinggalan-tinggalan bangunan  berkenaan dengan air yang ditemukan di masa Majapahit adalah waduk, kanal, kolam dan saluran air yang sampai sekarang masih ditemukan sisa-sisanya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa pemerintah kerajaan Majapahit membuat bangunan air tersebut untuk kepentingan irigasi pertanian dan sarana mengalirkan air sungai ke waduk: penampungan dan penyimpanan air, serta pengendali banjir. Kolam Segaran adalah satu diantaranya.

Kolam Segaran merupakan bangunan kolam kuno terbesar yang pernah ditemukan di Indonesia dengan luas kurang 6,5 hektar dengan bentuk denah kolam berukuran panjang 375 meter dan lebar 125 meter, dinding kolam setinggi 3,60 meter dengan kedalama  air ± 3 meter. Lebar dinding Kolam Segaran adalah ± 1,6 meter dengan pintu masuk berada di sebelah barat. Dinding kolam Segaran dibuat dari bahan bata dengan sistem perekat digosokan hingga bata tersebut melekat satu sama lainnya.

Pada bagian tenggara terdapat saluran air yang masuk ke dalam kolam, sedangkan di barat laut terdapat saluran air keluar dari kolam. Saluran ini berhubungan pula dengan balong dowo yang letaknya di barat laut dan balong bundar di selatan.

“Berdasarkan adanya saluran masuk dan keluar, di duga Kolam Segaran dahulunya berfungsi sebagai waduk penampung air. Kolam ini diperkirakan sama dengan kata “telaga” yang disebutkan dalam Nagarakretagama.”

Fungsi kolam Segaran belum diketahui secara pasti. Namun, menurut cerita masyarakat setempat, Kolam segaran merupakan sanitasi dan saluran irigasi bagi wilayah pertanian di waktu musim kemarau tiba. Terdapat juga dugaan bahwa kolam tersebut digunakan untuk rekreasi dan menjamu tamu dari luar Kerajaan Majapahit.